Thursday, August 14, 2014

Asahan Harus Segera Berbenah!

(KN) Jika Anda Orang Asahan yang lahir di tahun 70 an, dan sekarang kembali tinggal di Kota Kisaran, Adakah perubahan yang signifikan dari Asahan? Atau kota Kisaran? Jawaban bisa bermacam -macam. Tapi yang jelas, jika dari tata kota, Kisaran tak menunjukkan perubahan sama sekali. Jika di tinjau dari "polesan" pemimpin di Asahan pasti ada yang di ingat. Misalnya; pada masa Rihol, wajah Kisaran di sulap jadi perkebunan Sawit. Sampai sekarang UNA dan Stadion Mutiara jadi bukti nyata. Menurut warga Asahan, hal yang akan di kenang dari Taufan Gama, bupati yang sedang menjabat, adalah mesjid Agung yang di bangun tepat jalan lintas.
" Belum lagi mesjid itu selesai, kesannya begitu wah." demikian komentar warga Sidomukti, di temui KN saat berkunjung di lokasi mesjid.
Untuk perubahan tata Kota, seperti di jelaskan diatas, memang tak terlihat sama sekali. Sejak tahun 80 an sampai sekarang, perkebunan rambung dan sawit yang terletak di sekitar rel kereta api sampai simpang jalan Madong lubis. Atau yang berada di sekitar SMAN 1 Kisaran dan Stadion, serta perkebunan sawit mulai simpang jalan Budi Utomo, gambir baru dan umbut umbut baru, bagai raksasa yang tak boleh di relokasi. Kedua jenis tanaman perkebunan ini memaksa perkembangan Kota Kisaran bergerak menyamping seperti jalan ketam.
Maka untuk perubahan Asahan mendatang kita merindukan bupati yang berani, merelokasi kedua areal perkebunan tersebut ke pinggir Hutan, biar abdol. Sehingga terlihat Asahan secara umum dan Kisaran secara khusus terlihat berubah dari segi tata kota. Bisa saja, kedua areal itu nantinya jadi kota baru kisaran, yang di rencanakan dengan perencanaan modren(modren town).
Adakah bakal calon yang, akan menyahuti hal tersebut? Saat ini yang baru mulai melontarkan perubahan Asahan baru Satriawan Guntur Zas SH, yang rencananya akan ikut mengadu peruntungan di pilkada mendatang sebagai cabup. Perubahan apa yang ingin ia tawarkan? Mari kita ikuti sepak terjangnya.

No comments:

Post a Comment