Tuesday, December 30, 2014
MAN of The Years 2014 Asahan: Risdani!Tokoh Mutiara Bangsa Berhasanah
RISDANI YASIR, ORANG KECIL BERPRESTASI BESAR
Saturday, September 13, 2014
YANG TUA, YANG TAK RELA!
Wednesday, September 3, 2014
Belum Ada Cabup Asahan Yang Jual Program?
(KN) Setelah menunggu sekian lama, menjelang pilbup Asahan 2015, belum ada satu pun tokoh yang berambisi menduduki Asahan satu yang muncul dengan gagasan atau program yang siap di " jual" ke masyarakat. Kebanyakan para kandidat cabup ini, hanya menunggu momen sambil membaca gerak-gerik calon yang lain. Untuk beradu program satu sama lain, nampaknya jadi prioritas nomor sekian. Artinya calon bupati yang ada masih bermental seperti yang lalu, mereka akan merangkul pemilik suara dengan metode sebar duit. Belum mau mengubah straregi yg lebih mendidik. Menurut Haji Henri Siregar, SH. anggota DPRD Asahan terpilih priode 2014-2019, jika mental para calon Bupati kedepan seperti ini, perubahan Asahan yang signifikan tak akan terwujud.
" Jadi kita berharap para calon bupati ini segera muncul dan menawarkan programnya agar bisa di nilai masyarakat." demikian harapan tokoh muda Kisaran yang kerap di panggil Bang Haji ini kepada KN beberapa waktu yang lalu.
Tuesday, August 19, 2014
Menunggu Pencetus Perubahan Asahan!
(KN) Pilkada Asahan hanya tinggal hitungan bulan saja. Calon calon mulai "meresek" warga untuk mensosialisasikan diri dan mencari simpati. Sayangnya tidak terdengar gagasan kreatip yang bisa menjadikan Kabupaten Asahan lebih baik dari yang sekarang. Salah seorang calon yang ingin maju di pilkada mendatang mengungkapkan, belum beraninya para calon menyuarakan idenya takut di contoh calon yang belakangan muncul!
Pendapat tidak di Amini, Henri Siregar, SH. Anggota dewan terpilih dari Partai PKS. Menurutnya, tak ada calon yang berani mengemukan ide untuk memajukan Asahan akibat hilangnya motivasi yang terkait dengan kemajuan Asahan. Motivasi calon yang akan maju masih dominan dikuasai faktor kekuasaan dan memperkaya diri.
"jadi kita akan sulit mendapatkan tokoh yang benar peduli terhadap perubahan asahan yang lebi baik." ujarnya saat berbincang-bincang dengan KN jumat yang lalu(15/08). Ia berharap secepat mungkin calon bupati berani menjual program yang bisa di nilai masyarakat. Ia bahkan siap memberilan ide jika ada tokoh yang akan mementa pendapat beliau, terutama yang menyangkut Kota Baru Kisaran yang pernah ia hembuskan di media ini.
Akhirnya Listrik Padam, Berakhir di Mutiara
(KN) Setelah menunggu sekitar 32 jam, padamnya listrik di lingkungan 4, 3 dan 7 di Kelurahan Mutiara Kota Kisaran Timur, Kab. Asahan berakhir dengan datangnya satu unit trafo room(trafo mobile) pengganti trafo terbakar di jalan Sanusi Pane, pas depan mesjid Sumber Tengah. Menurut salah seorang karyawan PLN yang bertugas mengembalikan daya listrik ke rumah-rumah warga, trafo mobil ini akan bertahan sampai trafo pengganti di peroleh dan dipasang kembali. Dari info yang di peroleh KN, kabarnya trafo mobil ini di datangkan dari jalan Cokro Kisaran.
Dengan menyala kembali Listrik PLN, warga dapat memulai aktivitasnya seperti mandi, mencuci dan lain-lain.
Trafo Bermasalah, PLN Kisaran Belum Berubah?
(KN) Listrik PLN di lingkungan IV dan III Kelurahan Mutiara , kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan, sudah 31 jam padam sejak 08.30 wib pada hari Senin (18/08) sampai pukul 16.11(19/08) belum ada tanda-tanda akan menyala. Menurut warga setempat, pemadaman ini akibat trafo PLN rusak pada gardu yg berada di depan Mesjid Sumber tengah, di Jl. Sanusi Pane. Info lain yang di peroleh KN, kerusakan trafo ini sebenarnya sudah terlihat sejak tiga bulan yang lalu. Hampir setiap bulan trafo di gardu ini bermasalah.
" setiap ada hujan ringan, daerah sekitar sini pasti listrik padam. Sebelum lebaran sesudah lebaran juga terjadi hal yang sama. Setelah datang mobil perawatan jaringan 3-4 jam kemudian baru hidup kembali." ujar warga berinisia PD. Namun kali ini, kerusakan trafo sepertinya pada fase puncak, yang mengharuskan pergantian.
Disinilah PLN Kisaran seperti mengalami kemunduran. Beberapa tahun yang lalu setiap kerusakan trafo pada gardu PLN menyediakan trafo mobile yang bisa di pindah sesuai keperluan, sebelum suku cadang pengganti datang sehingga masyarakat tidak di rugikan. Tapi untuk kasus ini pihak PLN tak berdaya. Ini menunjukkan PLN Kisaran bukan semakin maju malah mengalami kemunduran. Rasanya PLN sebagai perusahaan yang menguasai hajat hidup orang banyak perlu revolusi mental! seperti klaim Jokowi.


