Saturday, July 6, 2013

Himbauan Penggusuran Kios Yang Tak Bijak

Jumat kemarin(5/7), para pedagang di sekitar jl. Madong Lubis terus ke Jl. Budi Utomo mendapat surat himbauan untuk membongkar kios dari Camat Kisaran Timur. Alasan yang di sebutkan pada surat, karena kios pedagang yang didirikan dekat parit Dianggap mengganggu kelancaran lalu lintas. Ini jelas merupakan hal yang mengada ada. Karena jelas pajak Bakti yang pindah di sekitar kuburan Cina jauh lebih memacetkan. Bagaimana dengan kios pajak di tengah kota Kisaran? Jika alasan keindahan masih logis. Dan kebijakan pemerintah untuk menata dan tetap menghidupkan geliat ekonomi yang sudah tumbuh di kedua jalan itu, bukan sebaliknya. Ini lah yang menjadi harapan agar pemerintah punya arti bagi rakyat kecil, bukan seperti pepatah; ajing menggongong kapilah berlalu. Rakyat hanya di butuhkan pada saat pemilu saja, di kasih janji dan di cekoki nasi bungkus.
Sebelumnya sudah di terima oleh pedagang surat himbaun pembongkaran dari satpol PP pemkab Asahan , sehari setelah khitanan massal di umbut-umbut. Apakah ini ada kaitannya? Mengingat saat itu hadir pejabat tinggi di lingkungan pemkab Asahan.
Untuk perbandingan mari kita perhatikan foto keramaian di jl. Syech Hasan, yang menjadi relokasi pajak Bakti? Bagaimana Pak Camat?

No comments:

Post a Comment