Sudah muak rasanya mendengar janji pejabat di negeri ini. Mulai janji stabilitas harga pasca kenaikan bbm sampai janji pelayanan prima perusahaan listrik negeri ini. Tapi nyatanya janji tinggal janji! Semua manis di awal. Begitu juga PLN! Tak seharipun listrik di Kisaran menyala tampa padam. Polanya acak, bisa pagi, sore, malam dan dini hari. Tentu saja kondisi ini merugikan pelanggan, baik waktu dan materi, terutama dampaknya pada perangkat elektronika. Jika ingin seimbang. Sebaiknya mekanisme denda bertingkat yang di kenakan pada pelanggan, harusnya juga berlaku pada pe-el-en ini. Pemadaman lebih 6 x dlm seminggu sudah selayaknya memberikan kompensasi pada pengguna. Bukan semena-mena, ini menunjukkan lemahnya tanggung jawab, mau kemana negara ini di bawa? Apakah harus di amandemen psl 33 UUD 1945? Dan memasukkan kata listrik? Ini semakin membuktikan rakyat hanya objek pemerintah, di semua sektor. Bukan subjek yang harus di sejahterakan.
No comments:
Post a Comment